Keyakinan


Seberapa besar pengaruh sebuah keyakinan buat sukses anda? Jawabannya: Sangat besar sekali. Bahkan saya berani bilang bahwa keyakinan bisa menentukan anda jadi miliuner dengan total asset 10 juta trilliun atau jadi orang biasa2 aja yang dalam hidupnya Cuma kerja untuk nutup biaya bulanan, sampe anda umur 50 tahun ( Yg guess what? Inilah rata rata penduduk dunia. 80% orang yang saya kenal kaya begini ni)

Keyakinan dapat membuat seseorang melakukan hal yang luar biasa, namun bila berpegang pada keyakinan yang menghambat, maka orang berbakat pun bisa gagal. Anehnya, keyakinan selalu terletak saat kita belum melihat itu namun percaya, either itu hal baik atau hal buruk.

Contoh: Wright Bersaudara, siapa mereka? Tukang reparasi sepeda. Ada yang sudah pernah terbang sebelum mereka? Boro boro. Baik Bell ( penemu telepon), Edison ( penemu lampu), bahkan King David ( dalam sejarah), semua punya satu kesamaan. Di depan mereka, ada suatu keadaan yang tidak mungkin, tidak pernah terjadi, dan diluar jangkauan kepala/ logika mereka, atau kepala orang2 saat itu. Namun mereka melihat “ MELEBIHI” yang ada di alam nyata. Mereka bisa “MEMVISUALISASI” apa yang mungkin dan akan dan bisa terjadi. Mereka mampu “MELIHAT” jauh ke depan dari apa yang dilihat orang2 atau keadaan2 disekitarnya, sehingga mereka “TAKE ACTION” untuk mewujudkannya. Darimana sumber action mereka?

Jawab: Keyakinan!!!!

Nah untungnya keyakinan mereka positif kan. Makanya beres: Coba kalo keyakinan orang2 dibawah ini yang terus dipelihara, apa jadinya:

1. “Manusia tidak akan pernah mencapai bulan”- Dr. Lee Forest, Bapak Radio dan penemu tabung radio
2. “Bumi adalah pusat alam semesta”- Ptolemy, Astronom terkenal abad 2
3. “Tidak mungkin manusia dapat memanfaatkan kekuatan atom”- Robert Miliken, Pemenang Nobel Fisika 1923
4. “Televisi tidak akan ditonton. Orang akan lelah menatap kotak kayu sepanjang malam”. – Darryl F. Zanuck- Pimpinan 20th Century Fox, 1946
5. “Rekor berlari 1 mil dalam waktu 4 menit 12.75 detik tidak akan pernah pecah”- Harry Andew pelatih Olympiade Inggris 1903

Nah apa jadinya kalo keyakinan orang2 ini diterima khalayak ramai, mempengaruhi khalayak ramai. Orang2 ini bukan orang bodoh. Mereka merupakan astronom, penemu, bahkan pemenang nobel fisika. Nah, bayangkan kalo orang2 di atas ini adalah orang tua mu, guru mu, mentor mu, atau orang yang engkau percaya. Apa jadinya dirimu? Keyakinan model apa yang akan engkau punya? Dan apa efeknya buat masa depannmu?

Mengenai cerita no 5, tanggal 6 Mei 1954, Roger Bannister menempuh satu mil dalam waktu 1 menit 54 detik. Tapi yang mengagumkan adalah, dalam waktu setahun , 37 pelari lain memecahkan rekor tersebut. Dalam waktu 3 tahun, 300 pelari memecahkan pencapaian tersebut. Tapi kenapa sebelum Roger, selama hampir 50 tahun, rekor itu ga pecah2 juga?

Moral: Watch out of what is inside your head. Your head determines your action. Your action determines your success. Keyakinan mu bisa membawa engkau terbang ke langit, atau membawa engkau tenggelam dan bahkan ga pernah muncul lagi. Keyakinan yang menghambat atau membatasi dapat benar2 membuat anda terpuruk sampai anda tidak akan punya kaki lagi untuk bangkit.

Nah, lantas kalo saya sudah punya keyakinan yang kacau, bagaimana mengubah keyakinan??

diambil dari : http://ivanlukather.wordpress.com

Jaminan Kristus untuk Kemenangan Atas Maut

Jaminan Kristus untuk kemenangan atas dosa terdapat dalam Why. 1:18, Aku telah mati, namum lihatlah, aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci neraka dan maut.

Ayat ini adalah intisari dari semua pekabaran Alkitab mengenai kemenangan atas maut. Kunci kuburan ada di tangan seorang sahabat-sahabat kita yang terbaik, Yesus Kristus—seorang yang bisa kita kasihi dan percayai. Kepastian yang lebih menghiburkan dan positif apa lagi yang dapat diberikan kepada dunia yang penuh duka ini?

Waktu Yesus berkata Ia memegang kunci kepada maut, apa yang dimaksudkan-Nya? Pertama , hanya Dia sendiri yang sanggup membuka rumah penjara maut yang gelap itu dan membebaskan semua tawanannya. Kedua, hanya Dia sendiri yang sanggup membuka rahasia maut yang gelap itu dan memberitahukan pada kta apa makananya. Dalam pelajaran ini kita akan membahas tujuh kunci kematian yang ditawarkan Yesus untuki menolong kita supaya kita mengerti kebenaran Alkitab mengenai kematian.

1. KUNCI PERTAMA – BAGAIMANA HIDUP MULAI
Sebelum kita mengerti apa arti kematian dan bagaimana kematian itu terjadi, kita haris terlebih dulu mengerti apa arti hidup dan bagaimana gidup itu dimulai.

*Kej 2:7* Allah mengehembuskan napas hiduup kedalam hidung manusia.
Disinilah Allah dalam beberapa kata sederhana, menjawab pertanyaan yang membingungkan manusia ribuan tahun lamanya tentang Asal khidupan. Kehidupan itu adalah karunia yang langsung dari tangan Allah. Setelah hidup itu dikaruniakan, bagaimaa hidup itu bisa dipertahankan? Apakah dengan demikian manusia itu sudah menjadi sumber kehidupan dan tidak bergantung lagi pada Allah? (Kej 2:9) Pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu. Pohon kehidupan itu adalah lambang ketergantungan manusia pada Allah secara keseluruhan, dan selamanya. Inilah peringatan yang kekal bahwa menausia itu tidak memiliki hidup dalam dirinya sendiri. Itu tidak kekal secara alamiah.
Hidupnya teragantung pada penurutannya. Jika dia terputus dari fasilitas pohon pemberi hidup itu maka hiduupnya pun akan berhenti juga.

2. KUNCI KEDUA – BAGAIMANA KEMATIAN DIMULAI
Kej 2:15-17 Pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. Inilah pertama kali Alkitab menyebut tentang kematian. Peringatan Allah ini adalah rahasia yang sangat membingungkan bagi Adam dan Hawa. Tadinya mereka tahu bahwa dunia ini penuh dengan kehidupan.

Kej. 3:5,6 Manusia percaya pada kebohongan Setan mengatakan hal yang bertentangan dengan peringatan Allah.

Kej. 3:17-24 Akibat buruk dari ketidaktaatan – pemisahan dari pohon kehidupan.

Rm. 5:12 Demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang.

CATATAN: Tanpa mengindahkan fakta-fakta Alkitab yang sudah jelas, suatu ide sudah tertanam dalam pikiran manusia bahwa walaupun sebagai seorang pendosa kita bisa kekal secara alamiah, yaitu sebagaian dari diri manusia itu tidak pernah mati. Jutaan manusia telah tertipu dengan kepastian yang palsu dari setan: SEKALI-KALI KAMU TIDAK AKAN MATI. Inilah yang menjadi akar tunggal dari semua kekacauan yang sudah menyebarluas mengenai hiduup, kematian, dan kekekalan. Namun kekacauan ini tidak perlu terjadi seandaianya manusia itu membaca serta percaya kepada kata kata terakhir dari buku kejadian pasal tiga. Suatu pertahanan yang pasti terhadap kebohongan setan ilah dengan menyadari bahwa dosa telam memutuskan hubungan manusia dengan fasilitas pohon kehidupan itu. Fakta Alkitab yagn mendsar seperti in tidak memberi kemungkinan bagi manusia pendosa untuk hidup kekal.

3. KUNCI KETIGA – BAGAIMANA KEMATIAN SETELAH KEMATIAN?
Kej. 3:19 Sampai engkau kembali lagi menjadi tanah sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu. Ayat ini tidak memerlikan penjelasan.
Tidak ada unsur kerahasiaan di sini. Semua pengalamgan manusia membuktiakan sebutan Alkitab yang sederhana ini.

4. KUNCI KE EMPAT – BAGAIMANA DENGAN ROH SETELAH KEMATIAN?
Karena adanya kebingungan diantara umat Kristen mengenai masalah ini, ktia akan mempelajari fakta-fakta Alkitab yang berikut secara teliti.

Pkh. 12:7 “Roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya. Ayat ini tidak mengatakan bahwa roh oran gbaik kembali kepada Allah pada waktu kematian.
Tidak dibedakan antara roh orang baik dan roh orang jahat pada waktu kematian. Menurut ayan itu roh semua orang kembali kepada Allah pad waktu kematian. Apakah Roh itu? Menurut Alkitab Roh adalah dasar kehidupan atau napas kehidupan yang dikaruniakan Allah kepada manusia. (Kej. 2:7) dan kebada binatang (Kej. 7:15,21,22). Kata Ibrani yang umum untuk napas (RUACH) diterjemahkan menjadi ROH (Lih. ay. 33:4, 34:14 di mana Roh dan Napas digunakan secara bergantian.

Pkh. 3:19,21 Roh atau napas kehidupan adalah karunia Allah yang sama-sama dinikmati oleh manusia dan hewan yang lebih rendah dari manusia, jadi dalam hal in manusia tidak ada kelebihannya dari mahluk hewan.

Ayub 27:3 Roh atau napas dari Allah tinggal didalam lubang hidung manusia.

Mzm. 146:3,4 Nyawa manusia melayang dan ia kembali ke tanah menurur ayat ini, kematian itu adalah proses perpisahan napas kehidupan dari tubuh lawannya daari proses Allah memberikan hidup itu kepada manusia pada permualaan hidupnya.

Yak. 2:26 “Tubuh tanpa Roh sama dengan mati. Jadi defenisi Roh yang paling sederhana adalah jika digunakan dalam konteks ini, yang mempertahankan hidup didalam tubuh dan yang kembali pada Alah pad waktu kematian

CATATAN: Fakta yang lebih jauh dan lebih berarti yang kita perlu perhatikan disini. Karena hidup dan kesadaran itu adalah hasil dari persenyawaan antara roh napas dan tubuh, Alkitab tidak pernah menyarankan bahwa roh itu adalah jiwa kehidupan yan gkedua pusat kesadaran yang terpoisah yang dapat menikmati keberadaan dri walaupun terpisah dari tubuh.

Tidak ada diajarkan dalam Alkitab bahwa roh manusia mempunyai kuasa utnuk kesadaran yang terpisah inteligensia, meresa, sensasi, mengingat, atau kemauan sesudah atau sebelum bersenyawa dengan tubuh. Pengetahuan atas gakta ini akan menolong menyelamatkan kita dari kekacauan yan gbesar.*

5. KUNCI KELIMA - BAGAIMANA JIWA SESUDA KEMATIAN?
Kej. 2:7 “Sebagai hasil dari persenyawaan antara napas kehidupan dengan tubuh, manusia menjadi suatu jiwa yang hidup. Ayat itu tdak menyebutkan bahwa manusia itu diberikan suatu jiwa atau ia memiliki jiwa, tetapi ia adalah suatu jiwa.

Apa artinya jiwa yang hidup?
Menurut Alkitab suatu jiwa yang hidup adalah suatu mahluk yang hidup: seorang yang memiliki kesadaran, atau yang memiliki kepribadian; seseorang. Kej. 12:5; 36:6: Im 4:2, di mana istilah jiwa itu mengartikan seorang manusia.

Bandingkan Mat. 16:26 dengan Luk. 9:25 di mana Alkitab menggunakan istilah jiwa dan diri secara bergantian. Kenyataanya ialah bahwa jiwa itu berarti diri; manusia itu secara utuh, kepribadian yang menyeluruh, sadar, hidup, dan bernapas sebagaimana berfungsi secara wajar dalam hidup. Perlu dicatat dengan telitai bahwa tubuh sendiri bukanlah diri atau jiwa secara keseluruhan. Roh itu sendiri bukan pula diri atau jiwa. Jiwa atauy diri hanya terjadi apabila tubuh dan roh bersenyawa. Jiwa yang hidup atau diri adalah organismen manusia yang memiliki kuasa kesadaran, inteligensia, ingatan, emosi, sensai, dan kemauan tetapi hanya jikalau nafas dan tubuh itu masih bersenyawa. Dalam kematian, jiwa atau diri itu dengan segala kuasanya yang ajaib berhenti keberadaannya untuk sementara waktu.

Jiwa atau diri itu dengan segala kuasanya yang ajaib berhenti keberadaannya untuk sementara waktu. Jiwa tidak pergi kemana-mana pada waktu kematian, ia hanya berubah dari keberadaanya sebagai makhluk yang sadar kepada non makhluk.

Pkh. 9:5,6 “Orang mati tidak mengetahui apa-apa.

Pkh. 9:10 “Tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan, dan hikmat dalam dunia orang mati.

Mzm. 6:5 “Didalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu”

Mzm. 115:7 “Anak-anak orang yang sudah mati itu menjadi mulia tetapi ia tidak tahu.”

Kis. 2:29,34 “Daud, walaupun sudah mati seribu tahun, ia belum naik kesurga”

Oleh karena itu perpisahan yang lengkap antara kesadaran dan kepribadian pada kemaian disebut tidur kematian Mzm. 13:4. lebih limapuluh kali dalam Alkitab, kematian itu diumpamakan dengan tidur karena tidur itu hanya keadaan sementara dengansuatu janji kebangkitan tertentu. Inilah cara jpemikiran yang terbaik, yang paling sederhana, yang paling positif, dan yang paling menghiburkan apabila kita memikirkan tentang kematian.

6. KUNCI KEENAM – WAKTU KUASA MAUT DIPUTUSKAN
Syukur kepada Allah karena Alkitab mengajarkan tentang keadaan dan nasib seseorang tidak berakhir drngan perpisahan sementara dengan jiwa ataupun pribadi pada waktu kematian. Allah mempunyai kuasa bila Ia kehendaki untuk mengulangi mukjizat yang tertulis dalam Kejadian 2:7 yang untuk memperstukan kembali tubuh dengan Roh atau memulihkan manusia yang sudah mati itu menjadi jiwa yang hidup atau diri yang mempunyai kesadaran. Inilah yang disebut dalam Alkitab sebagai kebangkitan orang mati.

1Kor 15:21,22 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.:22Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristu

Ayb. 14:12-15* “ Ayub mengharapkan utuk menunggu akan perubahan didalam kubur, apabila Allah memanggil dan langit itu tidak akan ada lagi.

Ayb. 19:26 Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingku pun aku akan melihat Allah,

Yoh. 5:28,29 “Bahwa semua orang yang didalam kuburan akan mendengar suara-Nya akan keluar.

1Kor 15:51-55 “ Orang-orang mati akan dibangkitakan dalam keadaan yang tidak dapat binasa.

1Tes. 4:16-16 “Tuhan sendiri akan turun dari surga dan mereka yang mati dalm Karistus akan lebih dulu bangkit.

1Kor. 15:26 “Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

Why. 21:4 “Tidak ada lagi perkabungan, atau ratap tangis atau duka cita.

Luk. 20:36 “sebab mereka tidak dapat mati lagi.

7. KUNCI KETUJUH – APA ARTINYA KEMATIAN BAGI ORANG KRISTEN?
Bagi umat Kristen, kematian itu diumpamakan dengan
a. Tidur (Kis. 7:60). Seribu tahun dalam kubur sampai seperti sejenak dalam kesunyian.
b. Bayangan (Mzm. 23:4) sebuah bayangan tidak berkuasa untuk menyakiti orang.
c. Seorang musuh yang sengatnya sudah dipatahkan (1Kor. 15:55), karena itu umat Kristen tidak takut akan maut seperti musuh abadi dan berkuasa.


Kesimpulan:
Rm. 8:33,39: Kematian, sekalipun dalam bentuknya yang paling mengerikan, tidak dapat menjatuhkan kita dari tangan Kristus. Dengan keyakinan ini, kita seperti Paulus boleh menghadapi kematian itu dengan tidak takut. (2Tim. 4:6-8). Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Yoh. 11:25.

Maruli Situmorang [situmorangmaruli@gmail.com]

sumber : http://terangduniaministry.blogspot.com/

Ilustrasi Alkitab Dengan Lego dari Brendan “The Reverend” Smith


Seorang atheis dari San Fransisco, Brendan "The Reverend" Smith telah menghasilkan suatu karya yang sangat unik dalam pemberitaan injil bagi orang banyak. Karyanya yang sering ia sebut dengan The Brick Testament ini telah menghasilkan lebih dari 4.450 adegan dalam Alkitab yang diambil dari 412 cerita Alkitab. Dan yang unik adalah adegan itu dibuatnya dengan Lego.

Ia tidak bermaksud untuk mengejek isi Alkitab. Tujuannya adalah ia ingin memberikan gambaran bahwa memahami Alkitab dengan cara yang menyenangkan. Ia juga berkata bahwa dengan adanya karyanya ini memakai kutipan dari Alkitab semua.

Ide ini Brendan dapatkan karena ia telah membaca semua pasal dalam Alkitab pada saat ia belajar philosophy and ancient Christianity di Boston University. Dari saat itu ia ingin sekali membuat ilustrasi tentang cerita dalam Alkitab dengan apa yang ada. Lalu ia terpikir untuk menggunakan balok-balok Lego.

Sejak website dari karyanya ini dilansir pada 2001, berhasil memancing lebih dari 2 juta orang untuk mengunjunginya. Dan akhirnya membawa Smith pada pembuatan buku untuk karyanya (ilustrasi alkitab dengan lego). Ilustrasi cerita tentang 10 Perintah Allah dan Kitab Kejadian bahkan cerita tentang kelahiran Tuhan Yesus sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk Bahasa Jerman, Jepang, Korea, Swedia, Denmark dan Hungaria.

Tentu saja karyanya ini menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan (baik dari golongan atheis maupun orang percaya). Tetapi lebih banyak yang merasa diberkati dengan karyanya ini. Walaupun kritik kian meluncur tetapi ia sangat senang karena karyanya dipakai untuk pelayanan misalnya di sekolah minggu.

Tahun ini Smith berhasil menyelesaikan 4 ilustrasi dari Kitab Wahyu. Ia akan terus membuat ilustrasi yang lainnya dan menaruhnya di website. Selain membuat karya Legonya ini, ia juga bermusik dan membuat komik. Salah satu komiknya adalah "The Second Coming" yang dipublikasikan di The Daily Free Pres.

Sumber : jawaban.com (christianpost.com/agn)

Spritualitas Oprah Winfrey di Ekspose


Oprah Winfrey, wanita ini masuk dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia. Ada jutaan bahkan mungkin miliaran orang di seluruh penjuru dunia yang dipengaruhi oleh acara talkshownya dan juga majalah "O"-nya yang sangat popular. Salah satu topik bahasan yang sering diangkatnya dan banyak menyentuh hati jutaan orang adalah "spiritualitas" dan Oprah menyatakan bahwa dirinya adalah orang Kristen.
Selain terkenal karena kerajaan media yang dibangunnya, Oprah juga dikenal karena berbagai kegiatan sosial dan kemurahan hatinya dalam membantu sesama. Oprah mengatakan bahwa dirinya begitu bersemangat melayani Tuhan. Namun sayangnya, ada satu hal yang tidak disadari banyak orang, "Tuhan" menurut Oprah berbeda dari apa yang di Alkitab.
Seorang Apologetika terkenal dan juga penulis buku best seller Josh McDowell dan didampingi oleh Dave Sterrett dari Probe Ministries International memaparkan hal ini dalam buku baru mereka yang berjudul - "O" God : Sebuah Dialog Kebenaran dan Spiritualitas Oprah - yang ditujukan kepada orang Kristen untuk belajar membedakan apa yang benar dan apa yang tidak dalam pengajaran yang begitu dasyat disampaikan Oprah melalu kerajaan medianya.
"Oprah merupakan salah satu orang paling berpengaruh di dunia, kata McDowell. "Dia bertindak dengan kepribadian yang fenomenal, dan saya memuji dia atas begitu banyak proyek yang baik untuk menolong orang lain, meskipun saya tidak setuju dengan apa yang dia ajarkan. Yang saya lakukan tidaklah mengajak orang-orang untuk melawan Oprah, tetapi membuat mereka berpikir tentang iman mereka sehingga mereka menemukan apa yang sungguh-sungguh benar, bukan hanya menyerah pada pandangan yang ada saat ini atau yang sedang popular di dalam budaya saat ini."
Pandangan spiritual Oprah membuat orang merasa nyaman dengan diri mereka sendiri, demikian ungkap Sterrett, hal ini secara alami menarik banyak orang. Tetapi fokus pada perasaan tanpa berpikir berdasarkan apa yang mereka percayai akan memimpin banyak orang pada kesesatan yang berbahaya.
"Banyak orang Kristen pada dasarnya sangat bergantung pada perasaannya. Mereka bertanya apa yang dirasanya baik untuk kehidupan mereka. Tetapi mereka tidak diselamatkan berdasarkan perasaan. Kita diselamatkan berdasarkan kebenaran yang diwahyukan oleh Allah,"demikian tambah Sterrett.
Para penulis buku ini mengharapkan dengan melihat perbedaan kebenaran Alkitab dan pengajaran Oprah hal tersebut bisa menginspirasi orang-orang Kristen untuk "memikirkan apa yang benar-benar penting".
Salah satu sorotan yang ada dalam buku ini adalah tentang pernyataan Oprah bahwa dia sebagai orang Kristen hanyalah mengikuti salah satu jalan yang akan membawanya pada Tuhan, dan bahwa semua orang apapun agamanya jika tulus menjalaninya akan diselamatkan. Tetapi Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa Yesus-lah satu-satunya jalan untuk terhubung dengan Tuhan.
Selain itu, Oprah juga mempercayai bahwa orang dapat menemukan kekuatan spiritual dengan terhubung dengan dirinya sendiri, itu sebabnya salah satu yang popular diajarkan Oprah adalah tentang Yoga.
Banyak hal yang dikupas dalam buku ini tentang pengajaran dan kepercayaan Oprah. Anda pasti akan diberkati ketika menemukan bahwa banyak dari kebenaran Alkita telah dikompromikan Oprah dengan kebudayaan dan apa yang sedang berkembang di jaman ini. Namun sebagai orang percaya, kebenaran yang ada dalam Alkitab tidaklah bisa dikompromikan.
Sumber : Cross Walk (www.jawaban.com)

Kritik Dalam Gereja


Sebagai seorang pengajar, pendeta dan seorang penafsir Alkitab di Gereja Katolik Roma Martin Luter sangat tertekan hatinya. Khususnya saat ia menafsirkan kitab Roma. Dia tiba pada pasal 1:16, Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Firman ini sangat menemplak hati Luther karena ia tahu bagaimana Gereja Katolik mengajarkan pembenaran oleh perbuatan manusia demi mendapat surga. Gereja mengajarkan orang-orang harus membeli Surat-Surat Penghapus Siksa di Neraka dan bukannya keselamatan karena iman.

Bermalam-malam dilalui Luther dengan sejumlah pikiran tentang hal ini. Ia tahu apa akibatnya jika menentang dan mengkritik Gereja. Dikucilkan dan bisa-bisa nyawa melayang. Sebagai seorang imam ia tahu persis siapa yang akan dia lawan jika berani mengkritik Gereja.

Namun akhirnya ia menyerah pada tuntunan Roh Kudus. Pada 31 Oktober 1517, Martin Luther menempelkan 95 buah dalilnya di pintu gereja Wittenberg, yang merupakan kritik terhadap gereja sebagai protes atas dalil penjualan "surat-surat penghapusan siksa".

Dalil-dalil tersebut, diterjemahkan oleh mahasiswa-mahasiswa ke dalam bahasa Jerman, dengan maksud agar diketahui oleh banyak orang. Cara demikian memang sangat tepat, sehingga dalam waktu singkat, sudah tersiar di seluruh Jerman. Saat itu juga pemimpin Gereja Katolik Paus Leo X langsung menyatakan Luther sebagai penyesat dan mengucilkannya dari Gereja. Beruntung nyawa Luther diselamatkan Tuhan dalam berbagai kesempatan saat mana ia ingin dibunuh oleh para pengikut setia gereja.

Dari kisah di atas kita dapat mengambil suatu definisi mengenai kritik yakni:
• Kritik disampaikan kepada seseorang atau sebuah institusi terhadap kebijakan ataupun sikap yang dilakukannya.
• Kritik dapat disampaikan secara lisan ataupun tulisan.
• Kritik tidak pernah enak selalu berisi kecaman dan tentangan terhadap suatu atau lebih aturan yang dirasa tidak sesuai dengan kenyataan.
• Kritik biasanya menyinggung orang yang dikritik sehingga mereka karena kekuasaannya menjadi marah atau menggunakan kekuasaannya untuk melakukan berbagai hal untuk melindungi martabatnya.
• Demikian juga kritik menyinggung orang-orang lain yang setuju dengan si korban kritikan dan mereka akan menggunakan berbagai cara untuk membela diri.

Dilihat dari landasan atau dasar atau sumber kritikan, maka kritik dapat dibedakan menjadi dua bagian yakni, Kritik berdasar dan Kritik tidak berdasar.
• Kritik berdasar adalah kritik yang dilandaskan pada kebenaran firman Tuhan, kepada suatu kenyataan di lapangan, kepada suatu hal yang ada buktinya. Yang disampaikan bukan untuk kepentingan diri semata melainkan untuk kepentingan Tuhan, Gereja, atau rakyat banyak.

Kritik ini disampaikan bukan karena dendam, sakit hati ataupun kecewa melainkan karena hanya ingin meluruskan dan membuat sesuatu menjadi berada pada relnya. Sebagai contoh adalah kisah diatas, Kritik Luther terhadap gereja.

• Sementara kritik tak berdasar disampaikan biasanya karena sakit hati, dendam atau kecewa. Sebagai suatu bentuk protes yang lahir dari hati yang penuh kepahitan. Biasanya penyampaiannya tidak memiliki dasar atau bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Kritik tak berdasar selalu lahir dari perasaan sendiri dan menyampaikan dengan membabi buta sehingga bisa dianggap sebagai pencemaran nama baik. Sebagai contoh adalah kritik orang Israel terhadap Musa yang mengatakan bahwa Musa hanya ingin berkuasa saja atas mereka dan mengeksploitasi mereka. Kritik ini dianggap serius oleh Tuhan dan Dia menghukum mereka.

Bagaimana Cara Mengkritik?
Di sepanjang Alkitab kita melihat kritikan yang berdasar dapat dijumpai di mana-mana. Mulai dari kritikan Tuhan atas dosa Adam dan Hawa hingga kritikan Yesus atas gereja-gerejaNya dalam kitab Wahyu. Mulai dari kritikan Nuh atas Ham anaknya hingga kritikan nabi Natan atas Raja Daud. Mulai kritikan seorang anak kecil, Samuel terhadap Imam Eli hingga kritikan Paulus terhadap Petrus. Apa yang disampaikan disini hanya sebagian kecil saja.

Daftarnya sangat panjang dari kitab Kejadian hingga Wahyu kritik yang berdasar dapat kita jumpai Sebagai Pencipta Tuhan menjadi sangat berotoritas mengkritik ciptaanNya agar menjadi pribadi yang sempurna. Dalam Alkitab Tuhan mengkritik sikap orang Israel yang keras tengkuk dan bahkan menghukum mereka. Juga Tuhan Yesus dengan tegas mengkritik sikap ahli taurat dan farisi yang hanya mementingkan ibadah jasmani saja. Mereka hanya jago mengkhotbahi orang lain tapi tidak bisa melakukan.

Sebagai pengantara Tuhan dengan umatNya maka Nabi/imam/Pendeta/Pemimpin Agama memiliki otoritas juga untuk menjadi pengkritik baik secara person to person maupun saat menyampaikan khotbah. Sayang kritik tanpa urapan Roh Kudus seringkali malah membuat orang meninggalkan gereja. Kritik yang penuh kasih akan menyelamatkan orang berdosa.

Sebagai umat, maka setiap jemaat juga memiliki kesempatan untuk mengkritik gereja atau pendetanya ataupun pemerintah. Hanya saja kritikan itu sudah seharusnya memiliki dasar dan bukti-bukti dan dengan maksud baik bukannya ingin memecah belah melainkan ingin memperbaiki dan meluruskan yang salah dan dengan penuh kasih.

Daud ketika berhadapan dengan Saul dia tidak berani menjamah Saul meskipun ada kesempatan untuk itu. Dalam 1 Samuel 26:23 dia berkata. “TUHAN akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang, sebab TUHAN menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau menjamah orang yang diurapi TUHAN.” Namun demikian bukan berarti kita tidak boleh mengkritik.

Leo Tolstoy, seorang sastrawan Rusia yang ternama sampai akhir hidupnya dikucilkan gereja karena mengkritik habis-habisan system keuangan gereja dan cara hidup imamnya. Meskipun demikian kritikannya sangat berdasar dan hanya karena kesombongan gereja saja sehingga tidak mau mengakui kebenaran kritikan itu.

Kisah di atas, mengenai Marthin Luther yang mengkritik gereja adalah karena kehendak Tuhan. Dan jika Luther tidak patuh mungkin saja kita tidak akan melihat munculnya kita sebagai umat Protestan sekarang ini. Kritikan Luther juga telah membuahkan hasil yakni dimulainya penerbitan Alkitab ke dalam bahasa Jerman kemudian Belanda dan akhirnya ke berbagai bahasa hingga Bahasa Indonesia. Bayangkan jika Luther tidak mengkritik gereja maka mungkin hingga kini tidak ada terjemahan Alkitab dalam bahasa kita.

Jika anda memiliki motivasi murni dan memiliki dasar yang tepat dan teruji tentu saja mengkritik suatu kebijakan gereja, pendeta atau Negara adalah kewajiban. Kita tidak bisa mengatakan bahwa karena mereka adalah hambaNya maka mereka tidak boleh dikritik. Sebaliknya jika itu adalah kebenaran maka kita akan berdosa jika membiarkan orang, gereja atau pendeta menuju jurang. Tuhan menghukum Eli dengan membunuh semua keturunannya karena dia tidak pernah mengkritik anak-anaknya yang jahat.

Tuhan juga mengijinkan terjadinya perang saudara antara anak-anak Daud karena Daud tidak berani mengkritik anaknya Amnon yang memperkosa adiknya Tamar.

Tuhan menghukum Yunus karena ia tidak berani mengkritik orang-orang kota Ninewe dengan membuat ia tinggal di perut ikan tiga hari lamanya. Yesus berkata Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Paulus juga menasihati, agar berani menegor mereka yang hidup dengan tidak tertib, menghibur mereka yang tawar hati, membela mereka yang lemah, dan sabar terhadap semua orang.

Bagaimana Menyikapi Kritik?
Kritik yang berdasar biasanya di sikapi dengan bijak oleh mereka yang bijak. Misalnya sikap Daud saat dikritik Nabi Natan, dalam 2 Samuel 12: 13 ia berkata: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

Setiap kritik janganlah disikapi dengan penuh amarah. Tapi sikapilah dengan bijak. Jangan seperti Raja Ahab dan Izebel yang benci dengan kritikan nabi Elia sehingga berusaha sedemikian rupa ingin membunuh Elia. Jangan juga seperti raja Herodes yang membunuh Yohanes hanya karena kritikan berdasarnya mengenai istri Herodes. Setiap orang bijak akan merendahkan diri, mengecek hatinya apakah kritikan itu mengandung maksud Allah dan bertobat jika memang itu adalah kebenaran.

Petrus tak bisa menolak lagi ketika Tuhan mengkritik sikapnya yang anti orang non Yahudi. Dalam sebuah penglihatan Tuhan menyatakan kepadanya bahwa apa yang Dia anggap halal maka janganlah Petrus bilang haram. Petrus bertobat dan mulai menginjili orang yang bukan Yahudi.

Leo Tolstoy berkata jika orang pintar mengkritik orang lain maka dia harus juga berani mengkritik diri sendiri termasuk menerima kritikan dari orang lain.

Tips Mengkritik
Jika dalam hati anda ditaruh Tuhan sebuah kritikan terhadap orang lain atau sesuatu maka pertimbangkanlah untuk melakukannya dengan menimbang hal-hal berikut:
1. Apakah kritikan itu benar, sesuai dengan firman Allah
2. Apakah kritikan itu adalah merupakan kehendak Tuhan
3. Sudahkah anda akan melakukannya dengan kasih
4. Sudahkah anda melakukannya dengan motivasi yang murni
5. Sudahkah anda mengkoreksi diri sendiri sebelum mengkritik
6. Sudahkah anda berdoa bagi orang yang dikritik itu?

2 Timotius 4: 2, Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.

Tips Dikritik
Selama anda hidup pastilah akan ada orang lain yang akan mengkritik anda. Apalagi jika anda adalah seorang public figure dan pemimpin, pasti kritikan itu akan datang. Maka saat menerima kritikan lakukanlah seperti ini:
1. Terima dengan kepala dingin
2. Mengucapsyukur untuk semua kritikan
3. Mengecek apakah kritikan itu memiliki nilai kebenaran
4. Bertobat jika kritikan itu benar
5. Tidak keras kepala dan mengeraskan hati.
6. Berdoalah bagi mereka yang mengkritik anda

2 Tesalonika 3:15 tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.

article by: Hendra Kasenda (terangdunia.com)

Tell Me, What It Takes To Let You Go?


Suatu sore di tengah telaga, terlihat dua orang yang sedang memancing. Tampaknya, ada ayah dan anak yang sedang menghabiskan waktu mereka disana. Dengan perahu kecil, keduanya sibuk mengatur joran dan umpan. Air telaga bergoyang perlahan, membentuk riak-riak air. Gelombangnya mengalun menuju tepian, menyentuh sayap-sayap angsa yang sedang berjalan beriringan. Suasana begitu tenang, hingga terdengar sebuah percakapan.

'Ayah.'
'Hmm...ya... ', sang ayah menjawab pelan. Matanya tetap tertuju pada ujung kailnya yang terjulur.

'Beberapa malam ini,' ucap sang anak, 'aku bermimpi aneh. Dalam mimpiku, ada dua ekor singa yang tampak sedang berkelahi dalam hati ku. Gigi-gigi mereka, terlihat runcing dan tajam. Ke duanya sibuk mencakar dan menggeram, seperti saling ingin menerkam. Mereka tampak ingin saling menjatuhkan. '

Anak muda ini terdiam sesaat. Lalu, mulai melanjutkan cerita, 'singa yang pertama, terlihat baik dan tenang. Geraknya perlahan namun pasti. Badannya pun kokoh dan bulunya teratur. Walaupun suaranya keras, tapi terdengar menenangkan buat ku.'
Ayah mulai menolehkan kepala, dan meletakkan pancingnya di pinggir haluan.

'Tapi, Ayah, singa yang satu lagi tampak menakutkan buat ku. Geraknya tak beraturan, sibuk menerjang kesana-kemari. Punggungnya pun kotor, dan bulu yang koyak. Suaranya parau dan menyakitkan. Aku bingung, apakah maksud dari mimpi ini. Apakah singa-singa itu adalah gambaran dari sifat-sifat baik dan buruk yang aku punya? Lalu, singa yang mana yang akan memenangkan pertarungan itu, karena sepertinya mereka sama-sama kuat?'

Melihat anaknya yang baru beranjak dewasa itu bingung, sang Ayah mulai angkat bicara. Dipegangnya punggung pemuda gagah di depannya.
Sambil tersenyum, ayah berkata, 'PEMENANGNYA ADALAH YANG PALING SERING KAMU BERI MAKAN!'

Ayah kembali tersenyum, dan mengambil pancingnya. Lalu, dengan satu hentakan kuat, di lontarkannya ujung kail itu ke tengah telaga. Tercipta kembali pusaran-pusaran air yang tampak membesar. Gelombang riak itu kembali menerpa sayap-sayap angsa putih di tepian telaga.

temans,
Dalam TIAP HARI, TIAP DIRI kita memiliki DUA EKOR SINGA yang selalu bersaing. Keduanya, memang selalu saling menjatuhkan. Mereka berusaha untuk menjadi pemimpin bagi yang lainnya. Pertarungan diantara mereka, tak pernah tuntas, karena bisa jadi sering terjadi pergantian pemenang bagi keduanya. Kalah-menang, dalam persaingan macam ini, layaknya mata koin yang selalu berganti-ganti. Dan kita sering dibuat bingung, sebab kedua kekuatan baik-buruk ini terlihat sama kuatnya.

Tapi, siapakah pemenangnya saat ini dalam diri kita? SINGA yang kokoh, dengan bulu-bulu yang teratur, dan gerakan yang mantap serta pasti, ataukah? SINGA yang sibuk menerjang kesana kemari, dengan bulu-bulu yang koyak, dan seringkali menjadi SINGA yang menakutkan?

Dan kemudian, SINGA macam apa yang kini sedang menguasai Anda dan saya? SINGA yang optimis, pantang menyerah, tekun, sabar, damai, rendah hati, serta toleran, ataukah? SINGA yang pesimis, tertekan, mudah menyerah, sombong dan penuh dengki?

DIRI KITA sendirilah yang menentukan kemenangan bagi ke dua SINGA-SINGA tersebut!
Jika kita sering memberi 'makan' pada SINGA damai tadi, maka imbalan KEBAIKAN-lah yang akan kita dapatkan!
Jika kita terbiasa untuk memupuk optimis dan pantang menyerah, maka SINGA KEBERHASILAN-lah yang akan kita peroleh! Namun sebaliknya, jika setiap saat kita memendam marah, menebar prasangka dan dengki, bersikap tak sabar, dan mudah menyerah, maka akan jelaslah SINGA macam apa yang akan jadi pemenangnya!

temans,
Biarkan SINGA-SINGA penuh semangat hadir dalam jiwa kita!
Rawatlah SINGA-SINGA itu dengan keluhuran budi, dan kebersihan nurani!
Susunlah bulu-bulu kedamaiannya, cermati terus rahang persahabatannya!
Perkuat punggung optimisnya, dan pertajam selalu kuku-kuku kesabaran miliknya!
Biarkan SINGA ini yang jadi PEMENANG-nya!

Namun, JANGAN BIARKAN SINGA-SINGA pemarah menguasai pikiran Anda dan saya!
JANGAN PERNAH berikan kesempatan bagi kedengkian itu untuk membesar sehingga menjadi penghalang keberhasilan Anda dan saya!
JANGAN BIARKAN rasa pesimis, jiwa yang gundah, tak sabar, serta rendah diri menjadi pemimpin bagi Anda dan saya!

article taken from: dianasihotang.com

Tegar di Masa Sukar


Seluruh umat manusia di muka bumi ini tanpa terkecuali mengalami satu situasi,yang semakin sulit. Segala aspek yang ada tidak ada yang terhindar dari kata sulit,semua serba susah dan menyentuh titik krisis.

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terahir akan datang masa yang sukar. (2Tim. 3:1)
Hal serupa juga dialami oleh orang orang percaya (gereja)satu situasi yang memang nsudah dinubuatkan dalam Alkitab, sebut saja dalam 2 Tim 3:1 pada hari–hari terahir akan datang masa yang sukar; Efesus 6:10 –Paulus menguatkan jemaat efesus untuk kuat, dalam ayat 12 dikatakan kita menghadapi perang.

Sebagai orang percaya yang mempunyai sandaran firman Tuhan,situasi sulit yang dihadapi tentunya tidak melemahakan iman kita,karena Tuhan lewat FirmanNya memang memberikan kiat-kiat dalam menghadapi masa-masa sukar itu,dalam pendalaman Alkitab kali ini ,kita membahas 3 (tiga) kiat menghadapi hal-hal yang menyulitkan dan membuat sesak hidup ini. Kiat tersebut adalah:

1. BERDOA
Pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah dengan berdoa masalah
Kita akan segera berahir?... melihat hal ini Yak. 5:16 mengatakan doa
doa orang benar sangat besar kuasanya,jika dilakukan dengan iman,
ternyata ada persyaratan dalam kita berdoa yaitu IMAN,iman yang
menguatkan hati kita bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Luk. 1:37; Mat. 21:22

Lepas dari itu langkah doa adalah satu nasehat yang Tuhan sendiri berikan kepada kita,saat Dniel menghadapi masalah dalam kepentingan ibadah ,Daniel tetap berdoa,karena ia yakin bahwa Tuhan pasti memberikan jalan keluar terhadap masalahnya.
Salomo mengingatkan dalam ayatnya yang terkenal Ams. 3:5-6 percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati,termasuk dalam hal doa, kita berdoa karena memang kita tidak punya daya apa-apa,untuk melakukan sesuatu, semua karena pertolongan Tuhan,
Mzm. 127:1,2

Kita harus bersyukur, karena dapat mengambil langkah (kiat) untuk berdoa ,karena tidak semua manusia mampunyai kiat seperti ini,dengan berdoa masalah kita dapat selesai.Paulus dan Silas mengambil langkah berdoa saat mereka harus menghadapi nkurungan dan belengu Kis. 16:25 lewat doa setiap ikatan (hal-hal yang sulit) dapat terlepas.

2. MENGAKU DENGAN JUJUR /TULUS ATAS SETIAP DOSA DAN PELANGARAN KITA
Ananias dan Safira gagal Kis. 5:1-11,, karena mereka tidak jujur atas dosa mereka,kita harus menyadari dosa membawa kerugian yang sangat besar.Yer. 5:25 bahkan dosa mendatangkan pemisahan hidup kita dengan Allah(maut) Rm. 6:23; Yeh. 18:20,,, dalam rumus kitab Taurat, seorang yang mengalami satu kesalahan/pelangaran harus dikenai hukuman yang setimpal (misal mata ganti mata gigi ganti gigi) tetapi syukur kepada kita yang mendapat kasih karunia Tuhan Yesus, mati bagi kita menghapus segala dosa pelangaran kita.

Daud menyadari kekeliruannya yang besar dalam hidupnya MZM 51:5 skandalnya dengan Betsyeba membuat hubungannya dengan Allah rusak oleh sebab itu ia mengaku dengan jujur dan tulus setiap kesalah,dan langkah selanjutnya yang diambil oleh Daud adalah memohon ampun kepada Allah. Mzm 32:5; Bil. 5:5-7
Kitab Taurat telah menentukan tentang pengakuan dosa kerena kita sudah mengerti dosa membawa kerugian yang sangat besar. Yes. 59:1,2; 2Kor 7:10; Mzm. 51:1-9
Kita juga harus mempunyai sikap meyakini pemgampunan Allah yang luar biasa Mzm. 130:3,4 ;103:12

3. KIAT KETIGA ADALAH TEGUHKAN HATI MELALUI JANJI JANJINYA, KARENA ALLAH BUKAN MANUSIA TERHADAP JANJI ITU
Bil. 23:19
Dengan keteguhan hati hidup kita akan lebih dipenuhi dengan semangat dan kepercayaan yang tinggi terhjadap janji-janji Allah, Ams. 14:8 saat Elia mengalami lemah iman menghadapi Izebel, Allah menguatkan hati dan memulihkan jiwa hidup Elia, hanya Allah dapat memberikan semangat seperti yang diungkap dalam Yes. 40:28-31 Daud sukses mungalalahkn Goliat, karena ia yakin akan kebesaran Allah.jadi taguhkan hati kitaterhadap janji-janji Allah

Firman Tuhan sudah memberikan langkah (kiat-kiat) bagi kita untuk menghadapi masalah har-hari yang sewmakin sulit dan sukar ini,percaya Tuhan YESUS manpu menolong kita janjiNya tidak pernah dan akan berubah amin Tuhan Memberkati.

oleh : Pdt F Pattiradjawane

Dont Ask for 1+1


Hidup rumit? Pasti.
Semua orang anggep masalahnya paling gede? Pasti.
Semua orang pengen yang selalu cepet sama instan? Pasti.
Semua orang pengen yang selalu gampang? Pasti.

Tapi coba de pikirin.
Tuhan kita SANGAT LUAR BIASA. Iya kan?
Sekarang, kita, anak-anakNya, pasti juga luar biasa dong?

Kalo hidup kita bagaikan mat, kita pasti ada itungan pake akar, aljabar, konstanta, tingkat 5, tingkat 6, dll. Pasti variasi, ada waktu-waktu yang susah, ada waktu-waktu yang gampang.
Jangan minta life kita supaya cuman tambah-tambahan sama kurang-kurangan dan yang paling susa cuman kali sama bagi doang. Buat apa?

Justru orang akan selalu belajar. Ilmu akan terus bertambah.
Kalo cuman soal tambah, kurang, kali, bagi mah kita juga ga bakal maju, disitu-situ aja.
Jangan minta amannya aja. Tapi justru pelatihan dari pengalaman-pengalaman yang kita lalui, & masalah-masalah kita yang kita hadapi, justru itulah yang selalu buat kita maju dan terus aktif bertanya dan bersandar penuh dengan Guru kita.

Kalo anggep aja lu sekarang SMA, kuliah, kerja, mao jadi apa kalo cuman bisa 1+1? Ga bakal maju kan? Disitu-situ aja kan?
Tuhan tuh Guru yang baik, Dia ngelatih kita dari yang kecil-kecil sampe yang besar-besar, Dia tau seberapa besar kemampuan kita, & seberapa besar latihan-latihan yang Dia harus berikan. Dia lebih tau daripada kita, & itu semua Dia lakukan untuk keuntungan & kebaikkan kita sendiri. Dan suatu hari, kita yang bisa melewatinya dengan baik, akan mendapatkan sebuah piala dan penghargaan: HIDUP KEKAL BERSAMA-NYA :)

Life's not simple, we are not ordinary, so it's quite a balance.


Wishes and More,
Sheena Pascany
taken from notes @ facebook